Soft Ware Virtual Gamelan "eGamelanku"

Soft Ware Virtual Gamelan "eGamelanku"
Multimedia Pembelajaran Gamelan Jawa yang merekam suara gemelan Lokananta, Kraton Solo dan TBJT

Setujukah anda dengan Gerakan "KUCIGAWA" aku cinta gamelan jawa melalui sofeware eGAMELANKU hasil tim risert kami yang didanai oleh DP2M DIKTI 2009 s.d. 2010? Sofeware pernah ditampilkan di Taiwan Juni 2010 dan di Singapura Juli 2010?

Selasa, 05 Agustus 2008

Filosofi Tokoh Semar




Dikalangan spiritual Jawa ,Tokoh wayang Semar ternyata dipandang bukan sebagai fakta historis, tetapi lebih bersifat mitologi dan symbolis tentang KeEsa-an, yaitu: Suatu lambang dari pengejawantahan expresi, persepsi dan pengertian tentang Illahi yang menunjukkan pada konsepsi spiritual. Pengertian ini tidak lain hanyalah suatu bukti yang kuat bahwa orang Jawa sejak jaman prasejarah adalah Relegius dan ber keTuhan-an yang Maha Esa.
Semar dalam bahasa Jawa (filosofi Jawa) disebut Badranaya
Bebadra = Membangun sarana dari dasar
Naya = Nayaka = Utusan mangrasul
Artinya : Mengemban sifat membangun dan melaksanakan perintah Allah demi kesejahteraan manusia
Javanologi : Semar = Haseming samar-samar
Harafiah : Sang Penuntun Makna Kehidupan
Semar tidak lelaki dan bukan perempuan, tangan kanannya keatas dan tangankirinya kebelakang. Maknanya : "Sebagai pribadi tokoh semar hendak mengatakan simbul Sang Maha Tunggal". Sedang tangan kirinya bermakna "berserah total dan mutlak serta sekaligus simbol keilmuan yang netral namun simpatik".


Domisili semar adalah sebagai lurah karangdempel / (karang = gersang) dempel =keteguhan jiwa.
Rambut semar "kuncung" (jarwadasa/pribahasa jawa kuno) maknanya hendak mengatakan : akuning sang kuncung = sebagai kepribadian pelayan. Semar sebagai pelayan mengejawantah melayani umat, tanpa pamrih, untuk melaksanakan ibadah amaliah sesuai dengan sabda Ilahi.
Semar barjalan menghadap keatas maknanya : "dalam perjalanan anak manusiaperwujudannya ia memberikan teladan agar selalu memandang keatas (sang Khaliq ), yang maha pengasih serta penyayang umat".Kain semar Parangkusumorojo: perwujudan Dewonggowantah (untuk menuntun manusia), agar memayuhayuning bawono : menegakan keadilan dan kebenaran di bumi.


Ciri sosok semar adalah

  1. Semar berkuncung seperti kanak kanak,namun juga berwajah sangat tua
  2. Semar tertawannya selalu diakhiri nada tangisan
  3. Semar berwajah mata menangis namun mulutnya tertawa
  4. Semar berprofil berdiri sekaligus jongkok
  5. Semar tak pernah menyuruh namun memberikan konsekwensi atas nasehatnya

Kebudayaan Jawa telah melahirkan religi dalam wujud kepercayaan terhadap Tuhanyang Maha Esa, yaitu adanya wujud tokoh wayang Semar, jauh sebelum masuknyakebudayaan Hindu, Budha dan Islam di tanah Jawa.
Dari tokoh Semar wayang ini akan dapat dikupas, dimengerti dan dihayati sampai dimana wujud religi yang telah dilahirkan oleh kebudayaan Jawa.



Semar (pralambang ngelmu gaib) - kasampurnaning pati.Gambar kaligrafi jawa tersebut bermakna :Bojo sira arsa mardi kamardikan, ajwa samar sumingkiring dur-kamurkan Mardikaartinya "merdekanya jiwa dan sukma", maksudnya dalam keadaan tidak dijajah olehhawa nafsu dan keduniawian, agar dalam menuju kematian sempurna tak ternodai oleh dosa. Manusia jawa yang sejati dalam membersihkan jiwa (ora kebanda ingkadonyan, ora samar marang bisane sirna durka murkamu) artinya : "dalam mengujibudi pekerti secara sungguh-sungguh akan dapat mengendalikan dan mengarahkanhawa nafsu menjadi suatu kekuatan menuju kesempurnaan hidup".

18 komentar:

ALTAR mengatakan...

dunia begitu kecil ternyata, beberapa hari lalu saya coba" buat blog dengan gambar semar dengan tulisan "baya sira arsa mardi kamardikan, aywa samar sumingkiring dur kamurkan" yang sudah lama kuhafal dari sebuah majalah berbahasa jawa, ternyata pas buka blog anda saya menemukan hal yang hampir sama. saya sangat dengan tulisan bapak apalagi tentang semar yang telah lama menjadi idola saya. kalau ada yang baru tolong di tambah, matur suwun sak derenge

ALTAR mengatakan...

nderek langkung

dapit mengatakan...

Pak posting baru lagi dong Pak...
eh io pak, primbon niku ndhak pareng diwoco ?
truz bapake niki mulang mata kuliah nopo nggih? kok kulo jarang ningali ing kampus...

n.b: maaf pak klo saya nulis bahasanya indonesia-ngoko-kromo campur aduk,

Pramudi mengatakan...

Moco pribon terus dadi dosa? mosok seperti itu.Dirumah saya juga terdapat Kumpulan Primbon, dan saya juga sering baca. Primbon bagi saya adalah pengetahuan bukan keimanan. Sama halnya kalau saya membaca ilmu-ilmu filsafat cina, yunani bahkan sama juga saat sya mempelajari ilmu Fisika, Kimia, komputer atau ilmu lain.

DenBaguS Atmo mengatakan...

derek langkung,lan derek tepang,kawulo DenBaguS Atmo,priyantun Sragen.

wong jowo asli jogja mengatakan...

perkenalkan saya udhin, asli jogja. saya sekarang punya pemikiran lewat blog saya ingin nguri-uri budaya jawa yang makin lama makin ditinggalkan. kalo ada artikel atau apapun yang berkaitan dengan budaya jawa saya minta ijin untuk mempublikasikannya lewat blog saya di http://udhinhermawan.blogspot.com

Matur Nuwun

@mied mengatakan...

njawani, gampang di ucapno ning angel banget di tatrapno, mugo2 artikel panjenengan saged nuwuhake bi2t anyar jowo kang mulai punah, matur suwun,

PIET mengatakan...

Gambar kaligrafi jawa tersebut TIDAK bermakna :Bojo sira arsa mardi kamardikan, ajwa samar sumingkiring dur-kamurkan ...coba diteliti lagi!

Rizal1905 Musik mengatakan...

Wah bener iku,,,

pas tenan karo judule,setuju aku aring sampeyan,,

Bloge sampeyan memang Jozzzzzzzzzzz Tenan

prasetyojanji mengatakan...

itulah budi luhur.budi pekerti, tonggak awal munculnya AGAMA di dunia.tapi masih banyak orang yg tak mau mengakui "BUDI PEKERTI" lebih dari semua agama.orang jawa punya itu semua

prasetyojanji mengatakan...

Itu "BUDI LUHUR" Awl dari munculnya semua AGAMA yg ada.Orang jawa kenal lebih dulu sebelum agama ada,budi pekerti luhur yg tertanam pd manusia jawa.

PIET mengatakan...

Kog gambar kaligrafi semar belum diganti...yang ini khan Hananing cipta rasa ...lsp. bukan Baya sira....

bebas tanpa batas mengatakan...

jozz, matur nuwun infone.

Galih Lantar Gilang mengatakan...

Nderek langkung tetepangan kemawon

Ericcyq Rozaa mengatakan...

Seneng banget bisa mnambah ilmu pengetahuanku

lady rose mengatakan...

Sukaaaaa,,pemahaman the luarr biasa

Agus Sujatmiko mengatakan...

Sepuntene nderek tangklet,ismoyo jati niku nopo nggeh?

Agus Sujatmiko mengatakan...

Sepuntene nderek tangklet,ismoyo jati niku nopo nggeh?